Golden Night – Spectacular Christmas Galeries Lafayette

Dalam menyambut semarak Natal, Galeries Lafayette Jakarta kembali menunjukkan diri sebagai destinasi utama dalam dunia fashion dan pusat perbelanjaan keluarga, khususnya kepada seluruh penggemar fashion tanah air.

Pada hari Rabu lalu (22/11), Galeries Lafayette menggelar acara “Golden Night”. Acara ini merupakan program tahunan yang membuka rangkaian kemeriahan Natal di Galeries Lafayette. Dalam semarak Natal tahun ini, Galeries Lafayette menawarkan berbagai macam pilihan kado Natal terbaik – mulai dari produk kecantikan & parfum dan koleksi fesyen – hingga koleksi untuk keperluan rumah dan anak tercinta, sementara Christmas Trim Shoppe di setiap lantai juga akan melengkapi dekorasi Natal. Pengunjung dapat mencoba menu khusus yang disediakan oleh Leaf Connoisseur, Liberte, Starbucks, dan Genki Sushi. Dan selama musim Natal tahun ini, anak – anak beserta keluarga dapat bersuka ria dengan kehadiran Sinterklas dan paduan suara pada tanggal 16 dan 23 Desember.

 

Golden Night yang menjadi sorotan dalam kalendar fesyen selalu melibatkan pecinta fesyen, penulis blog, selebriti, dan pelanggan setia lainnya, sehingga Golden Night selalu dikenal sebagai perhelatan fesyen bergengsi tak terkecuali tahun ini.

Seperti Golden Night di tahun – tahun sebelumnya, pada perayaan tahun ini Galeries Lafayette dengan sepenuh hati mendedikasikan diri untuk desainer lokal dengan berkolaborasi bersama Major Minor (MAHA Major Minor dan Major Minor SIGNATURE) dan Peggy Hartanto.

Untuk Natal tahun ini, Major Minor SIGNATURE menghadirkan detail dari koleksi Spring Summer 2018 yang mengambil inspirasi kombinasi teknik tas anyam pasar dan warna dari gedung Hotel Berlin Airport, di Jerman, didesain oleh arsitek Petersen. Seni anyam dan akar-akar yang berwarna cerah dapat terlihat pada beberapa detail koleksi, semuanya terlihat hidup dan bergerak. Menjalin ada salah satu teknik dari seni anyam yang memberikan kekuatan pada suatu bentuk, kekuatan tersebut memberikan kebebasan untuk berekspresi dalam berkarya.

Sedangkan koleksi Peggy Hartanto mengambil tema sirkus yang selaras dengan tema perayaan Natal Galeries Lafayette tahun ini, yaitu “Spectacular Christmas”. Pada koleksi kali ini, nuansa desain Peggy Hartanto terasa lebih playful dengan mengusung warna-warna cerah seperti merah, oranye, dan hijau. Koleksi ini pun banyak didominasi dengan detail ruffle nan manis.

Acara Golden Night juga dimeriahkan oleh Sandy Thema – seorang penyanyi yang berbakat dan kehadiran paduan suara juga mengiringi para tamu undangan saat datang ke area wall of fame.

Golden Night tahun ini mengusung pesan mengenai anak – anak terutama untuk meningkatkan pengertian, keterlibatan, komitmen, serta investasi seputar nutrisi yang penting, stimulasi, kasih sayang, dan proteksi dalam tahap awal pertumbuhan anak. Para pengunjung Galeries Lafeyette dapat melakukan donasi melalui kasir – kasir di Galeries Lafayette untuk mendukung gerakan ini dan inisiasi ini dilakukan sehubungan dengan Hari Anak Sedunia yang jatuh setiap tanggal 20 November.

Arnolda Ratnawati, Direktur Marketing Divisi Department Store Panen Lestari Internusa mengatakan: “Melalui acara ini, kita dapat melihat perkembangan industri fesyen kontemporer dari perancang busana yang berbakat. Nuansa karnaval terasa kental mengiringi perayaan fesyen tahun ini.”

“Sekaligus mendorong gerakan untuk anak, kami yakin para tamu undangan merasakan pengalaman yang mengesankan, dan bersama – sama kita mengubah dunia untuk anak – anak melalui Unicef Indonesia.”, tambah Arnolda.

Acara ini didukung penuh oleh Bank Mandiri sebagai mitra perbankan dan Lindeman’s.